Pengertian Prosa Lama, Prosa Baru dan Puisi


fauzanstone

 Pengertian Prosa Lama

Prosa lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaan barat.

☻ Prosa lama mempunyai bentuk-bentuk sebagai berikut:

1) Hikayat, bentuk sastra lama yang berisi cerita kehidupan para dewa, peri, pangeran atau putri kerajaan, serta raja-raja yang mempunyai kehidupan luar biasa dan gaib.

2) Sejarah atau tiambo, salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah yang pernah terjadi.

3) Dongeng. bentuk sastra lama yang bercerita tentang sesuatu kejadian yang luar biasa dan penuh khavalan, tentang dewa-dewa, peri-peri, putri-putri cantik, dan sebagainya. Fungsi dongeng haruslah sebagai penghibur. Oleh karena itu, dongeng disebut juga cerita pelipur lara.

☻ Ciri-ciri Prosa Lama

1. Statis
Kalau kita baca Sejarah Melayu, Hikayat Hang Tuah, Hikayat Si Miskin, Hikayat Bangsawan, dan prosa lama yang lain, bentuknya selalu sama, pola-pola kalimatnya sama, malahan banyak kalimat dan ungkapan sama betul, tema ceritanya pun sama.

2. Diferensiasi…

Lihat pos aslinya 2.149 kata lagi

Balada Pembela Manusia Buta


SanG BaYAnG

Balada Pembela Manusia Buta
Sajak Cermin : Sang Bayang

Masih pada malam tempat kelana jiwa bersemayam.
Dalam ruang sajak yang berhenti mencaci.
Aku kembali.
Bukan padamu malam atau kawan.

Lihat pos aslinya 58 kata lagi

Mineral


—Menurut The International Mineralogical Association (1995), mineral adalah suatu unsur atau senyawa yang dalam keadaan normalnya memiliki unsur kristal dan terbentuk dari hasil proses geologi.
Mineral termasuk dalam komposisi unsur murni dan garam sederhana sampai silikat yang sangat kompleks dengan ribuan bentuk yang diketahui (senyawaan organik biasanya tidak termasuk).
Penentuan nama mineral dapat dilakukan dengan membandingkan sifat-sifat fisik mineral antara mineral yang satu dengan mineral yang lainnya.
—Sifat-sifat fisik mineral meliputi: warna, kilap (luster), kekerasan (hardness), warna serbuk (streak), belahan (cleavage), pecahan (fracture), struktur/bentuk kristal, berat jenis, sifat dalam (tenacity), dan kemagnetan.
Warna mineral dibagi 2: Idiomakromatik (warna mineral selalu tetap) dan Alokromatik (warna mineral tidak tetap).
Kilap mineral dibagi 2: Kilap Logam dan Kilap Non-Logam.
Kilap Non-Logam: Kilap Kaca (vitreous luster), Kilap Intan (adamantine luster), Kilap Sutera (silky luster), —Kilap Damar (resinous luster), Kilap Mutiara (pearly luster), Kilap Kerang (shelly luster), Kilap Lemak (greasy luster), dan Tidak Berkilap/Kilap Tanah (dull).
Kekerasan adalah ketahanan mineral terhadap suatu goresan. Secara relatif sifat fisik ini ditentukan dengan menggunakan skala Mohs.
Grafit merupakan mineral yang menjadi bahan baku utama mata pensil.
Grafit merupakan mineral yang menjadi bahan baku utama isi pensil.

KETENTUAN UMUM PERLOMBAAN IIF & SARNAS 2013


KETENTUAN UMUM PERLOMBAAN IIF & SARNAS 2013.

Sastrawan dan Tugas yang Terlupakan #Bagian1


jurnal

“Bukankah rangkaian kalimat yang tersusun indah lebih tajam daripada pedang? Bukankah kalimat-kalimat inspiratif mampu menggerakkan manusia? Hanya para penyair yang bisa membunuh tanpa pedang dan mereka juga siap terbunuh demi mempertahankan rentetan kalimat karya mereka.”

Itulah kata-kata dari Dr. Raghib As Sirjani dalam bukunya yang berjudul “Palestina: Kewajiban yang Terlupakan. 1135 Gerakan untuk Membebaskan Palestina.”

Lalu, apa yang saya maksud dengan “Sastrawan dan Tugas yang Terlupakan”? Seperti yang kita ketahui, bahwa kehidupan kita saat ini tak pernah lepas oleh jasa para sastrawan. Film-film, naskah drama, iklan, tulisan-tulisan baik itu berupa puisi, prosa, novel, cerpen, ataupun syair-syair lagu menjadi santapan kita setiap hari. Maka di sana pulalah terdapat tugas mulia seorang sastrawan.

Di mana lewat karyanya, seorang sastrawan mampu bertempur hingga titik darah penghabisan. Bagi seorang penyair sejati, syair-syairnya bukanlah bualan utopis (khalayan, red.) dan setiap bait yang ditulis senafas dengan tindakannya. Karya mereka merupakan catatan perenungan yang dalam tentang realitas kehidupan manusia.

Rasulullah SAW pun mengapresiasi para penyair1, memotivasi mereka untuk membela kehormatan kaum muslimin2, menyindir (mendiskreditkan) para kafir3, dan berjihad dengan lisan4. Maka jadilah seorang sastrawan yang sejati. Tidak hanya melafalkan gombalan-gombalan tanpa ujung, tetapi juga menyiarkan nilai-nilai kehidupan dan keilahan (ketuhanan, red.).

Catatan kaki:

1    Rasulullah SAW meminta Hasan—cucu terkasihnya—berdiri di atas mimbar di dalam masjid. Sang cucu lantas berdiri di atas mimbar lalu berorasi mengungkapkan kebanggaannya atas sang kakek. Rasulullah SAW lalu berujar, “Allah akan menolong Hasan dengan Ruhul Qudus, sesuatu kebanggaan atau tiupan yang tidak diperoleh rasul-Nya.” Hadits riwayat Turmudzi kitab Adab pasal “Apresiasi Penyair” (2846) Abu Yu’la (4746) Imam Hakim (6058).

2    Jabir Ibnu Abdullah meriwayatkan. Tatkala meletus perang Khandaq (multigolongan), para kafir begitu yakin atas kemenangan mereka. Mereka menista dan menghina kaum muslimin. Rasulullah SAW berujar, “Siapa yang siap membela kehormatan kaum muslimin?” Dengan sigap Hasan Ibnu Tsabit berkata, “Saya siap wahai utusan Allah.” Rasulullah SAW lalu berujar, “Ya, lakukan, sindir dan ejek mereka, kau akan ditolong Allah dengan Ruhul Qudus.” Lihat Ibnu Asakir dalam Tarikh ad Damsiq 12/391 hingga 404. Lihat pula Kanzul Ummah 10/444.

3    Hadits riwayat Al Barra’. Rasulullah SAW berujar kepada Hasan, “Sindir atau ejek mereka, Jibril akan bersamamu.” Hadits riwayat Imam Bukhari (3041) Imam Muslim (2486).

4    Hadits riwayat Anas Ibnu Malik, Rasulullah SAW bersabda, “Berjihadlah melawan orang kafir dan musyrik dengan harta, jiwa raga, dan lisan kalian. Hadits riwayat Abu Daud. Kitab Jihad (2504) Imam Nasai (3096) Imam Ahmad (12268) Imam Hakim (2427).

Arti Kejujuran


Ditulis di Bogor, 16 September 2010

Oleh: Yusuf Muhammad

Tokoh Inspirasi:

Ust. Ade Noor Syamsuddin, S.Si

Beliau adalah lulusan Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor. (Meskipun aku tak tahu angkatan berapa beliau). Saat ini beliau adalah kepala sekolah kami di SMA IT Al-Kahfi. Selain itu dulu beliau adalah guru biologi kami. Pak Ade adalah seorang lelaki dengan visi dan misi yang sangat besar. Berkat beliau pulalah SMA kami yang pada saat itu baru angkatan pertama dan belum mempunyai lulusan, tapi sudah bisa menikmati UN di sekolah kami sendiri dan mendapatkan akreditasi A. Berkat semangat yang beliau tularkan pada kami pulalah kami dapat masuk di Universitas-universitas Negeri yang ada di Indonesia. Bahkan satu dari kami ada yang sudah berangkat ke Yaman untuk menuntut ilmu di sana^1.

Sebagai orang bervisi dan bermisi besar, Pak Ade telah mengajarkan kepada kami tentang artinya sebuah kerja keras, kejujuran, dan juga makna sebuah doa bagi seorang muslim. Baginya hasil bukanlah segalanya bila itu semua didapatkannya dengan kerja keras dan kejujuran, serta doa yang cukup kepada Allah SWT. Tetapi jika sebuah hasil itu didapatkan seseorang dengan cara curang, maka baginya itu hanyalah omong kosong.

Meskipun tidak semua orang percaya kepada kami, tapi percayalah bahwa di bawah pimpinannya kami melaksanakan UN kemarin (2010) tanpa menyontek seratus persen. Sejak awal kelas dua belas kami sudah dibina untuk latihan soal-soal UN dengan berbagai macam try out. Ketika memasuki semester dua (kelas dua belas), maka usaha kami pun ditingkatkan dengan bimbel-bimbel pelajaran UN. Bahkan pelajaran-pelajaran semester dua sudah banyak yang telah selesai di semester satu karena untuk persiapan menghadapi UN di semester dua.

Berbagai macam celaan hadir dari sekolah-sekolah sekitar karena kejujuran kami. Tapi beliau tak pernah peduli dan tetap bangga. Meskipun karena kejujuran kami, sebelas orang dari kami harus mengikuti UN susulan. Bahkan karena begitu pentingnya arti dari sebuah kejujuran, kami dikumpulkan beberapa hari sebelum kami melaksanakan UN. Kemudian di bawah sumpah atas nama Allah SWT kami berjanji dan membuat akad yang ditandatangani oleh beliau dan perwakilan dari kami. Bahwa kami tidak akan menyontek dan memberikan contekan pada saat UN berlangsung. Kita harus saling menolong dalam belajar tapi tidak dalam ujian, itulah petuah yang akan selalu menginspirasikan hidupku ini. Terima kasih guruku, semoga jasamu akan selalu kami kenang.

#Salam rindu dari Kampus Biodiversitas, Institut Pertanian Bogor, untuk guru-guru dan teman-temanku di manapun mereka berada.

^1 Pada 2011 diketahui beberapa teman kami juga kuliah di luar negeri.

[Gear] Mengenal Mode A, S, P dan M pada Kamera


[Gear] Mengenal Mode A, S, P dan M pada Kamera.